PERATURAN BADAN NASIONAL SERTIFIKASI PROFESI
NOMOR : 2/ BNSP/VIII/2017

TENTANG

PEDOMAN PENGEMBANGAN DAN PEMELIHARAAN
SKEMA SERTIFIKASI PROFESI

 

  1. Sertifikasi Kompetensi Kerja
    Proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional dan/atau standar khusus.
  2. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
    Rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Standar Kompetensi Kerja Internasional
    Standar kompetensi kerja yang dikembangkan dan ditetapkan oleh suatu
    organisasi/lembaga multinasional dan digunakan secara internasional
  4. Standar Kompetensi Kerja Khusus
    Standar kompetensi kerja yang dikembangkan dan digunakan oleh negara lain dan/atau organisasi untuk memenuhi tujuan organisasinya sendiri dan/atau untuk memenuhi kebutuhan organisasi lain yang memiliki ikatan kerja sama dengan organisasi yang bersangkutan atau organisasi lain yang memerlukan.
  5. Profesi
    Bidang pekerjaan yang memiliki kompetensi tertentu yang diakui oleh masyarakat.
  6. Proses Sertifikasi
    Kegiatan lembaga sertifikasi profesi dalam menentukan bahwa seseorang memenuhi persyaratan sertifikasi (3.8), yang mencakup pendaftaran, penilaian, keputusan sertifikasi, pemeliharaan sertifikasi, sertifikasi ulang, dan penggunaan sertifikat (3.10) maupun logo atau penanda (mark).
  7. Skema Sertifikasi
    Paket kompetensi (3.11) dan persyaratan spesifik yang berkaitan dengan kategori jabatan atau keterampilan tertentu dari seseorang.
  8. Persyaratan Sertifikasi
    Kumpulan persyaratan yang ditentukan, termasuk persyaratan skema sertifikasi yang harus dipenuhi dalam menetapkan atau memelihara sertifikasi.
  9. Pemilik Skema
    Organisasi yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemeliharaan skema sertifikasi (3.7).
  10. Sertifikat
    Dokumen yang diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi, yang menunjukkan bahwa orang yang tercantum namanya telah memenuhi persyaratan sertifikasi (3.8).
  11. Kompetensi
    Kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.
  12. Asesmen
    Proses penilaian kepada seseorang terhadap pemenuhan persyaratan yang ditetapkan dalam skema sertifikasi (3.7).
  13. Uji Kompetensi
    Tatacara yang merupakan bagian dari asesmen (3.12) untuk mengukur kompetensi peserta sertifikasi menggunakan satu atau beberapa cara seperti tertulis, lisan, praktek dan pengamatan, sebagaimana ditetapkan dalam skema sertifikasi (3.7).
  14. Pemohon Sertifikasi
    Orang yang telah mendaftar untuk diterima mengikuti proses sertifikasi (3.6).
  15. Peserta Sertifikasi
    Pemohon sertifikasi (3.14) yang telah memenuhi persyaratan dan telah diterima mengikuti proses sertifikasi (3.6).
  16. Banding
    Permintaan oleh pemohon sertifikasi (3.14), peserta sertifikasi (3.15), atau pemegang sertifikat untuk peninjauan kembali atas keputusan yang telah dibuat oleh lembaga sertifikasi profesi terkait dengan status sertifikasi yang mereka harapkan.
  17. Pemangku Kepentingan
    Individu, kelompok atau organisasi yang dipengaruhi oleh kinerja pemegang sertifikat atau lembaga sertifikasi profesi.
  18. Penilikan atau Surveilan
    Pemantauan berkala, selama periode sertifikasi, terhadap pemegang sertifikat untuk memastikan kepatuhannya terhadap persyaratan yang ditetapkan dalam pedoman, standar atau skema sertifikasi.

Untuk Lebih Lengkapnya Download File : peraturan-bnsp.pdf